Selasa, 18 November 2025

KAIFIYAH & TATA CARA SHOLAT DHUHA

"KAIFIYAH & TATA CARA SHOLAT DHUHA"
صلاة الضحى
Sholat Dhuha
● MAKSUD:
Agar diberi kemudahan, kelancaran, kelapangan dan keberkahan rizqi serta dianugerahi apa yang telah dianugerahkan kepada hamba-hamba Allah yang sholeh.
● KAIFIYAH DAN CARA MELAKUKAN
1. Sholat Dhuha termasuk sholat yang mempunyai waktu, yaitu mulai naiknya matahari kira-kira satu tombak (7 dziro' / 336 cm.) dalam pandangan mata sampai *zawal* (bergesernya matahari dari tengah-tengah langit). Adapun jumlah roka'atnya dua sampai delapan roka'at menurut qaul mu'tamad. Dan disunnahkan un-tuk dilakukan dengan dua roka'at salam-dua roka at salam. Apabila dilakukan 4 roka'at salam atau 6 roka'at salam atau 8 roka'at salam, baik dengan tasyaHhud satu kali saja pada roka'at ter-akhir, atau dengan tasyaHhud pa-da tiap-tiap roka'at genap, maka diperbolehkan.

2. Baca'an: 
• Roka'at pertama setelah Al FatihaHh membaca surat Asy-syamsi (wasy-syamsi wadhuhaa-Hhaa...).
• Roka'at kedua setelah Al Fatihah membaca surat Adh-dhuhaa (wadh-dhuhaa wal-laili idzaa sajaa...).
3. Untuk roka'at selanjutnya:
• Tiap-tiap roka'at pertama se-telah Al FatihaHh membaca surat Al Kaafiruun (qul yaa ayyuHhal kaafiruun...).
• Tiap-tiap roka'at kedua se-telah Al FatihaHh membaca surat Al Ikhlash (qul Hhu-wallaaHhu ahad...).

نـية صلاة الضحى
اُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى
Ushollii sunnataddhuhaa rok‘ataini lillaahi ta‘aalaa.
(Saya niat sholat sunnah dhuhaa dua rakaat karena Allah Ta’ala).
4. Setelah salam berdo'a dan munajat kepada Allah SWT.: 
 لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَلِيْمِ ، لآٰ إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ رَبُّ السَّمٰوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ ( ٣ ) ؛
سُبْحَانَ اللّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلٰٓا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ ( ۳ ) ؛
حَسْبِيَ اللّٰهُ لٰٓا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ ( ۷ ) ؛
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ ( ٤٠ / ۱۰۰ x ) ؛
Laa ilaaHha il-lallaaHh rabbul 'arsyil 'adliim al haliim, laa ilaahha il-lallaaHh rabbus samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul 'arsyil kariim (3 x).
SubhaanallaaHh wal hamdu lillaaHh wa laa ilaahha il-lallaahh wallaaHhu akbar (3 x).
HasbiyallaaHhu laa ilaahha il-laa Hhuu 'alaiHhi tawakkaltu wa Hhuwa rabbul 'arsyil 'adliim (7 x).
Robbighfir lii warhamnii wa tub 'alayya innaka antat tawwaabul ghofuu-rur rohiim (40 x/ 100 x).
Laa ilaaHha il-lallaaHh, Tuhan Penguasa 'arasy, Yang Maha Agung dan Maha Bijaksana.
Laa ilaaHha il-lallaaHh, Tuhan Penguasa langit, bumi dan 'arasy, Yang Maha Mulia.

Maha Suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah. Dan Allah Maha Besar.

Allah-lah yang mencukupi kami, hanya kepada-Nya-lah kami pasrah dan berserah diri, Dia-lah Tuhan Penguasa 'arasy Yang Maha Agung.

Ya Allah!

Ampuni dan sayangilah kami, serta terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

تَدْعَاءُ بَعْدَ صَلَاةِ الضُّحَى (۱)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
 الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ، وَعَلٰى آٰلِهٖ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ ، اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحٰٓاءَ ضُحَاؤُكَ ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ ، وَالْإِرَادَةَ إِرَادَتُكَ ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ.
اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ ، وَإِنْ كَــانَ فِــيْ الْبَحْرِ فَأَطْلِعْهُ ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ ، وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ ، وَإِنْ كَانَ حَرَاماً فَطَهِّرْهُ ، وَإِنْ كَانَ قَلِيْلًا فَكَثِّرْهُ ، وَإِنْ كَانَ كَثِيْرًا فَهَوِّنْهُ ، وَإِنْ كَانَ مَعْدُوْمًا فَأَوْجِدْهُ ، وَإِنْ كَانَ مَوْقُوْفًا فَأَجْرِهُ ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَإِرَادَتِكَ وَعِصْمَتِكَ ، اَللّٰهُمَّ أٰتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ ؛
وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ نِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ ، وَعَلٰى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ؛ ( الْفَاتِحَةُ )؛

---
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Ya Allah!...
serta Limpahkanlah Sholawat dan Salam keberkahan kehadirat Baginda Habibillah, Rasulillah Muhammad SAW., Segenap Keluarga dan Shahabatnya.
Ya Allah!.....
Sesungguhnya waktu dhuha adalah milik-Mu, kemuliaan dan keagungan adalah milik-Mu, keindahan adalah milik-Mu, kekuatan adalah milik-Mu, kekuasaan adalah milik-Mu, dan kehendak adalah alik-Mu serta naungan dan perlindungan adalah milik-Mu.
Ya Allah!...
Seandainya rizqi kami berada di langit maka turunkanlah, seandainya di da-lam bumi maka keluarkanlah, seandainya di dalam laut maka munculkanlah, sean-dainya jauh maka dekatkanlah, seandainya sulit maka mudahkanlah, seandainya ha-ram maka halalkanlah seandainya sedikit maka banyakkanlah, seandainya banyak maka mudahkanlah, seandainya tidak ada maka wujudkanlah, seandainya terhambat maka lancarkanlah, dengan haqnya Waktu Dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuasaan-Mu, kehendak-Mu dan naungan serta perlindungan -Mu.
Ya Allah!
Anugerahilah kami segala apa yang telah Engkau anugerahkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh, 
Semoga Sholawat serta Salam senantiasa dilimpahkan kehadirat Baginda Habibillah Rasulillah Muhammad SAW., Segenap Keluarga dan Shahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Amiin, Yaa Robbal 'aalamiin. 
Al FatihaHh.
...
(Fathatunnuriyyah, 16-31)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar